Daniel Correa, Pesepakbola Brasil yang Dibunuh Dengan Sadis

Daniel Correa dibunuh

Dunia sepak bola, khususnya sepak bola di Brasil kembali dikejutkan dengan berita dukacita. Salah satu pesepakbola Brasil yang bernama Daniel Correa, baru-baru ini ditemukan tak bernyawa dengan bagian kepalanya hampir putus dan kemaluannya dipotong.

Klub yang menjadi tempat bernaung pemain muda 24 tahun ini yakni Sao Paulo FC segera merilis berita resmi tersebut. Daniel Correa sendiri menjadi pemain klub ini sejak tahun 2015 lalu. Pihak klub kemudian memberikan penghormatan untuk gelandang mereka ini dengan mengheningkan cipta selama satu menit sebelum melaksanakan sesi latihan pada hari Senin kemarin.

Correa saat ini menjadi pemain pinjaman ke klub divisi dua yakni Sao Bento hingga kini sehingga dirinya tidak bersama tim Sao Paulo FC di musim ini. Pihak Sao Paulo sendiri mengungkapkan dalam pernyataan resminya jika pemain muda ini ditemukan meninggal di akhir minggu yang lalu. Klub dan pesepakbola Brasil lainnya menggelar acara penghormatan kematiannya yang sangat tragis tersebut.

Pihak kepolisian di kawasan negara bagian Parana Selatan tersebut mengungkapkan jika mayat Correa ditemukan di wilayah pedesaan di pinggiran ibukota kawasan Curitiba di hari Sabtu. Pihak kepolisian masih akan melakukan penyelidikan atas kematiannya dan kini sudah masuk ke tahap selanjutnya. Pihak anggota keluarganya akan menjalani pemeriksaan dan diwawancarai.

Seorang nara sumber dari kepolisian setempat menuturkan pada media setempat jika bagian tenggorokan Correa mengalami luka potong dalam yang sepertinya dilukai dengan menggunakan pisau. Luka potong tersebut cukup lebar sehingga kepalanya nyaris terpisah dari tubuhnya. Selain itu, alat kelaminnya juga sudah dipotong.

Daniel Correa meninggal

Brasil Menjadi Negara Paling Berbahaya di Dunia

Brasil memang menjadi salah satu negara paling berbahaya di dunia. Tahun lalu, terdapat sekitar 63.880 kasus pembunuhan, sekitar 30,8 korban merupakan per 100.000 penduduk. PBB mencatatkan tingkat pembunuhan yang sangat besar dari 10 orang korban per 100.000 penduduk merupakan batas dari kekerasan endemik dan negara ini sudah masuk ke tahap yang sangat berbahaya.

Daniel Correa sendiri sempat menjadi salah satu pemain yang akan menjadi bagian dari klub raksasa Brasil, yakni Cruzeiro, klub asalnya yaitu Minas Gerais. Pemain muda ini melakukan debut profesionalnya bersama klub Rio de Janeiro, Botafogo di tahun 2013 lalu, dengan pemain andalan Belanda yakni Clarence Seedorf.

Kehebatannya dalam memainkan bola dengan beragam bakat, membuat dirinya mendapat julukan “Daniel Messi.” Akan tetapi, cedera lutut yang berat pada tahun 2014 lalu menjadikan pemain 24 tahun ini harus menunda semua rencana masa depannya. Hingga kemudian pembunuhan sadis ini menutup karir gemilangnya sebagai pesepakbola dunia.