Lionel Messi Menepi, Tiket Laga Timnas Argentina Tidak Laris

Lionel Messi menepi dalam laga persiapan Timnas Argentina kontra timnas Chile di Los Angeles, pada Jumat (6/9) pagi WIB. Hal ini berpengaruh pada penjualan tiket yang nampaknya tidak laris.

Produser TV yakni Rodger Champagne yang merupakan panpel laga itu mengungkapkan rasa bingungnya dengan penjualan tiket yang tidak begitu baik dan niat warga yang kurang antusias dalam laga ujicoba Chile melawan Argentina yang dihelat di LA Memorial Coliseum Stadium. Sudah empat bulan dipersiapkan, tapi sekitar 77.500 lembar belum juga laku.

“Setelah saya memperhatikan ini, saya rasa lebih baik menjadi perdana menteri Kanada saja. Mengurus negara sepertinya lebih baik saya lakukan daripada memperkenalkan dan mempersiapkan laga sepakbola sekelas ii,” ujar Champagne sambil tersenyum.

Hal ini berlangsung setelah Lionel Messi, pemain dunia yang sangat diinginkan untuk muncul dan bermain di lapangan tidak akan ikut bermain, dia tengah menjalani hukuman CONMEBOL sehubungan dengan larangan bermain selama dua bulan mendatang. Hal ini menjadikan lebih dari 70 ribu tiket tidak laku di loket dan sepertinya panpel tidak punya usaha lain dalam mempromosikan laga tersebut.

Sebelumnya, diperkirakan jika seharusnya penonton dapat mengisi setengah di Coliseum Stadium. Namun, sampai Selasa (4/9) pagi waktu setempat, hanya 10 ribu tiket yang sudah laku. Keadaan tersebut sangat berbeda dari penjualan tiket dalam laga ujicoba Timnas Brasil melawan timnas Peru, pada stadion yang sama, pada Rabu (11/9) pagi WIB. Sebanyak 30 ribu tiket terjual dalam laga tersebut.

Alasannya kemungkinan adalah Timnas Argentina bermain tanpa adanya Lionel Messi, Sergio Aguero, serta Angel Di Maria yang biasanya tampil bersama. Sementara itu, timnas Brasil akan menyertakan kembali Neymar, kiper The City yakni Ederson, hingga Roberto Firmino.

Jelas ini membuat pihak Champagne mengalami kerugiaan karena menepinya Lionel Messi. Sementara, Relevent Sports Group yang menjadi penyelenggara laga Brasil, memperoleh untung yang cukup besar.

“Saya ingin duduk saja dan menikmati rasa sedih dengan dengan bir. Namun, saya tidak akan dapat melakukannya. Dalam dunia politik yang kurang saya pahami ini, saat ini kami harus berusaha keras untuk tidak terpuruk dalam kegagalan ini,” tambahnya.

Naasnya, Rodger Champagne harus membagi waktu dengan British Columbia dan Los Angeles, yang baru saja menangani pekerjaan untuk laga ujicoba Argentina melawan Chili setelah pihak penyelenggara sebelumnya mengundurkan diri. Hal ini menjadikan Hit Song Productions, hanya memiliki waktu empat bulan dalam menyusun acara promosi tanpa pengetahuan besar dalam laga tersebut.