Madrid Tak Boleh Kehilangan Rasa Haus Titel

Real Madrid tegaskan diri menjadi ‘Raja Eropa’ dengan keberhasilan di ajang Liga Champions. Namun Madrid di peringatkan supaya tak cepat merasa puas.

Madrid wujudkan La Duodecima setelah menangkan laga atas Juventus pada babak final. Keberhasilan tersebut serta jadi sejarah sebab Madrid jadi tim perdana yang dapat pertahankan titel di ajang Liga Champions.

Titel juara di ajang Liga Champions pada tahun ini adalah yang ketiga kalinya untuk Madrid pada 4 musim terakhir. Los Blancos pun menangkan ‘Si Kuping Besar’ di musim 2013/2014 setelah menangkan laga atas Atletico Madrid pada babak final.

Dengan khusus, titel juara di ajang Liga Champions pada musim 2016/2017 terasa luar biasa bagi Marco Asensio. Karena untuk pemain gelandang yang berumur 21 tahun tersebut, ini merupakan musim perdananya bersama Madrid usai kembali dari waktu peminjaman dirinya.

Telah raih titel di ajang Liga Champions pada musim pertamanya, Asensio diperingati oleh Sergio Ramos untuk tak cepat merasa puas begitu saja. Nasihat Ramos tersebut juga dikatakan Asensio bakal menjadi kunci untuk Madrid.

“Ramos katakan pada saya supaya tidak terbiasa dengan hal ini (menangkan ajang Liga Champions); kalau ini bukan pencapaian yang mudah dan ia perlukan waktu yang cukup lama untuk bisa raih 1 titel,” ucap Asensio.

“Banyak legenda Madrid yang tak sempat menangkan ini dan saya merasa beruntung bisa jadi juara di ajang Liga Champions pada tahun perdana saya. Ini amat hebat,” sambung Asensio.

“Nampaknya mudah, namun 3 kali menjadi juara di ajang Liga Champions lewat 4 tahun tersebut luar biasa. Tim ini miliki penerus yang hebat dan penuh dengan hasrat. Kami tak bisa kehilangan rasa haus akan titel. Hal tersebutlah jalannya,” imbuh dia tegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *