Paul Pogba Ungkapkan Musim Sulit Selama Di MU

Paul Pogba merasakan jika pada musim awalnya menjadi pemain Manchester United sangat mengesankan walau dirasa begitu sulit. Akan tetapi, pesepakbola termahal di dunia ini merasa jika banyak hasil yang tidak pas dengan harapannya.

Pemain dari Prancis tersebut kembali ke klub lamanya yakni Manchester United setelah dibeli senilai 89 juta pound dari Juventus. Perpindahan tersebut menjadikan Paul Pogba merupakan pesepakbola termahal di dunia.

Hadrinya Pogba awalnya diinginkan menjadi pemain yang menyempurnakan penampilan ‘Setan Merah’ yang semakin menurun seiring perginya Sir Alex Ferguson di tahun 2013 lalu. Walau begitu, performa Pogba ternyata tidak semanis yang diharapkan.

United bermain dengan begitu buruk dalam laga Premier League sehingga hanya dapat menyudahi kompetisi dengan posisi keenam. Namun begitu, MU sukses mendapat trofi Liga Europa dan akan menjadi bagian dari Liga Champions di musim yang akan datang, ditambah dengan Piala Liga.

Pogba sendiri selama musim ini memang mendapat banyak kritikan dan sorotan tajam. Pemain muda 24 tahun tersebut dinilai terpuruk karena tidak ikut dalam laga pramusim dengan MU.

” Selama menjalani debut di musim lalu, semua berjalan dengan baik walau sejujurnya cukup sulit dan rumit. Aku harus beradaptasi dengan lingkungan sepakbola Inggris ini dan tidak dapat mengikuti pramusim. Walau sejak memulai latihan bersama, saya mulai mengerti dan langsung menyukai pertemanan di klub ini, ” paparnya lagi.

Namun, pesepakbola termahal di dunia ini mengungkapkan jika memang untuk hasil-hasilnya tidak seperti yang mereka harapkan. Tetapi mendapatkan target-target yang diinginkan, tapi, secara menyeluruh, musim ini baik bagi Manchester United.

Selama musim 2016-17, Paul Pogba sudah ikut ambil bagian dalam 51 laga dengan catatan sembilan gol dan enam assist.