Presiden Barca Tak Berniat Mundur Meski Polemik Terus Bergulir

Polemik yang terus bergulir di Barcelona tak juga menggoyahkan hati Josep Maria Bartomeu untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden klub tersebut. Kritik yang terus ditunjukan kepada sang presiden sebagaimana dirinya dianggap tak menjalankan filosofi yang sudah tertanam lama di Barcelona pun tak kunjung membuat Bartomeu angkat kaki dari Camp Nou.

Tercatat begitu banyak kritik panas dan mengiris hati yang diarahkan kepada Bartomeu dan kolega sejak mereka berkuasa di 2014, di mana tim Catalan sering terjerat berbagai macam skandal. Salah satu kasus panas yang terjadi adalah Barcelona terseret dalam penyelidikan kasus transfer Neymar dari Santos di 2013, selain itu mereka juga sempat mendapat embargo dari FIFA soal pelanggaran aturan pembelian pemain di bawah usia 19 tahun.

Meski begitu, Bartomeu menolak untuk di kambing hitamnya akan semua yang terjadi. Menurutnya apa yang sudah dia lakukan bersama staffnya telah memberikan banyak perubahan pada Barcelona dengan cara selalu memberikan yang terbaik.

“Dari sudut pandang lain, beberapa agenda kami menjadi perdebatan. Kami dituding tidak melindungi filosofi tim dan hanya sekedar menjalankan bisnis. Kami tidak keberatan, jika mengingat bagaimana sepakbola berjalan sekarang. Maka menurut saya itu bagai sebuah pujian dan motivasi yang menekankan saya untuk terus berkembang menjadi lebih baik,” jawab Bartomeu soal kritik yang terus berdatangan.

“Kami tak sedang mencoba membuang filosofi Barcelona. Kami masih terus meraih banyak kemenangan seperti di era Ronaldinho dan kini Messi. Kami mampu mengatasi kepergian Guardiola, Xavi, kematian Tito Vilanova dan sanksi FIFA. Saya takkan mundur dan begitu juga dengan anggota manajemen lainnya.” tandasnya.

Barcelona sendiri musim ini hanya berkesempatan menjuarai Coppa del Rey dan La Liga Spanyol, kesempatan menjadi juara Liga Champions pun telah musnah usai dikalahkan Juventus dengan agregat 3-0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *