Sanksi Penjara Bagi Lionel Messi disepakati Dengan Denda Rp 3,7 M

Lionel Messi mendapat masalah skandal pajak dengan sanksi penjara selama satu setengah tahun. Jaksa penuntut akhirnya menyepakati bahwa sanksi tersebut akan digantikan dengan sejumlah denda yang akan dibayarkan oleh sang mega bintang Barcelona tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Lionel Messi mengalami masalah terkait skandal pajak dan terbukti bersalah telah dengan sengaja melupakan kewajibannya dengan nilai 4,1 juta euro atau sekitar Rp 61 miliar. Pada akhirnya bintang Barcelona tersebut melakukan banding yang lalu tidak dilanjutkan.

Messi sendiri kerap menyanggah jika dirinya tidak tahu apa-apa terkait kasus tersebut, dia lalu menyerahkan semuanya pada sang ayah adan juga pihak pengacara yang menaunginya secara hukum.

Walau dinyatakan bersalah dan bandingnya tidak diterima, tidak membuat Messi harus menjalani hukuman tersebut. Dalam hukum di Spanyol mengungkapkan jika sanksi di bawah dua tahun dapat dilaksanakan dengan sanksi percobaan, akan tetapi sang tersangka sebelumnya belum pernah memiliki catatan kejahatan sebelumnya.

Yang terbaru, jaksa kini menyepakati sanksi tersebut dengan denda sebesar 252 ribu euro atau Rp 3,75 miliar. Di sisi lain, ayah bintang sepakbola dunia ini, Jorge Messi, akan mendapat denda 180 ribu euro atau Rp 2,7 miliar.

Hal ini disepakati oleh jaksa penuntut setelah melihat jika sebelumnya tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh Messi, selain itu, pesepakbola dari Argentina itu juga sudah membayar pajak yang selama ini tidak dibayarnya.

Kasus pajak yang kini sedang dibicarakan di Spanyol ini juga tidak hanya mengenai sang bintang Barcelona, namun juga bintang sepakbola dunia dari Real Madrid yakni Cristiano Ronaldo. Ronaldo diyakini sudah tidak membayar pajak sekitar 14,7 juta euro. Selain itu, Jose Mourinho juga menjadi tersangka penggelapan pajak.